Senin, 19 Maret 2012

jenis-jenis karawitan.

Karawitan

Karawitan adalah seni musik tradisional yang terdapat dibeberapa wilayah Indonesia. Penyebarannya meliputi daerah Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Madura, dan Bali. Karawitan sering diartikan sebagai seni musik tradisional yang dimainkan dengan menggunakan gamelan. Biasanya, seni musik ini dipentaskan dalam pagelaran seni untuk mengiringi tarian, upacara adat, dan nyanyian.
Seperti telah dikatakan bahwa karawitan terbesar di beberapa wilayah Indonesia yang meliputi Pulau Jawa, Bali, Madura, Sumatra, dan Kalimantan. Namun, yang sangat terkenal adalah karawitan yang berasal dari Jawa.
Perlu diketahui bahwa karawitan di setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing sehingga tidak sama dalam memainkannya. Hal yang membedakannya adalah alat yang digunakan, bentuk yang dipakai, bunyi yang dihasilkan, materi yang diberikan serta adat ketika memainkan.

Jenis-Jenis Karawitan

Ditinjau dari cara penyajiannya, karawitan dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu Karawitan Sekar (vokal), Karawitan Gending (instrumen), dan Karawitan Sekar Gending (campuran).
1. Karawitan Vokal (sekar)
Sesuai namanya, penyajian dalam Karawitan Sekar lebih mengutamakan unsur vokal atau suara. Bagus tidaknya penampilan Karawitan Sekar sangat bergantung pada kelihaian sang vokalis ketika melantunkan “sekarnya”.
Apa itu sekar? Sekar adalah pengolahan vokal yang khusus dilakukan untuk menimbulkan rasa seni yang erat berhubungan dengan indra pendengaran. Sekar erat bersentuhan dengan nada, bunyi atau alat-alat pendukung lainnya yang selalu akrab berdampingan.
Sekar berbeda dengan bicara biasa. Lantunan sekar mempunyai citrarasa seni yang sangat dalam. Meskipun demikian, sekar sangat dekat dengan ragam bicara atau dialek, seperti sekar sunda yang dekat dengan dialek Cianjur, Garut, Ciamis, Majalengka, dan sebagainya.
2. Karawitan Gending (Instrumen)
Berbeda dengan Karawitan Sekar, Karawitan Gending lebih mengutamakan unsur instrumen atau alat musik dalam penyajiannya. Macam-macam alat gending dalam karawitan cukup banyak, diantaranya adalah gomg, gendang, kleneng, sinter, gambling, dan sebagainya.
3. Karawitan Sekar Gending (campuran)
Karawitan Sekar Gending merupakan salah satu bentuk kesenian gabungan antara Karawitan Sekar dan Gending. Dalam penyajiannya, karawitan ini tidak hanya menampilkan salah satu di antara keduanya, tetapi juga kedua karawitan ini ditampilkan secara bersama-sama agar menghasilkan karawitan yang bagus.
Adapun yang termasuk dalam penyajian  Karawitan Sekar Gending di antaranya adalah degung kawih, kliningan, celempungan, kecapi kawih, dan gending karesmen.
Karawitan adalah seni suara daerah baik vokal atau instrumental yang mempunyai klarifikasi dan perkembangan dari daerahnya itu sendiri. Karawitan di bagi 3, yaitu :
  • Karawitan Sekar,
  • Karawitan Gending,
  • Karawitan Sekar Gending.

 Karawitan Sekar

Karawitan Sekar merupakan salah satu bentuk kesenian yang dalam penyajiannya lebih mengutamakan terhadap unsur vokal atau suara manusia.

Karawitan Gending

Karawitan Gending merupakan salah satu bentuk kesenian yang dalam penyajiannya lebih mengutamakan unsur instrumental atau alat musik.

Karawitan Sekar Gending

Karawitan Sekar Gending adalah salah satu bentuk kesenian yang dalam penyajiannya terdapat unsur gabungan antara karawitan sekar dan gending
Pengertian dari karawitan itu sendiri secara khusus dapat diartikan sebagai Seni Musik Tradisional yang terdapat di seluruh wilayah etnik Indonesia.
Penyebaran seni karawitan terdapa di Pulau Jawa, Sumatra, Madura dan Bali. Karawitan memainkan alat musik bernama gamelan, sebagai contoh Gamelan Pelog/Salendro, Gamelan Cirebon, Gamelan Degung dan Gamelan Cianjuran (untuk bentuk sajian ensemble/kelompok). Dalam prakteknya, karawitan biasa digunakan untuk mengiringi tarian dan nyanyian, tapi tidak tertutup kemungkinan untuk mengadakan pementasan musik saja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Google+ Followers

mengusut tentang pewayangan khas majapahit/kebudayaan majapahit

Ruang Komunikasi

Total Tayangan Laman

Loading...
david sasap modongan. Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

Pengikut

Entri Populer

Senin, 19 Maret 2012

jenis-jenis karawitan.

Karawitan

Karawitan adalah seni musik tradisional yang terdapat dibeberapa wilayah Indonesia. Penyebarannya meliputi daerah Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Madura, dan Bali. Karawitan sering diartikan sebagai seni musik tradisional yang dimainkan dengan menggunakan gamelan. Biasanya, seni musik ini dipentaskan dalam pagelaran seni untuk mengiringi tarian, upacara adat, dan nyanyian.
Seperti telah dikatakan bahwa karawitan terbesar di beberapa wilayah Indonesia yang meliputi Pulau Jawa, Bali, Madura, Sumatra, dan Kalimantan. Namun, yang sangat terkenal adalah karawitan yang berasal dari Jawa.
Perlu diketahui bahwa karawitan di setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing sehingga tidak sama dalam memainkannya. Hal yang membedakannya adalah alat yang digunakan, bentuk yang dipakai, bunyi yang dihasilkan, materi yang diberikan serta adat ketika memainkan.

Jenis-Jenis Karawitan

Ditinjau dari cara penyajiannya, karawitan dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu Karawitan Sekar (vokal), Karawitan Gending (instrumen), dan Karawitan Sekar Gending (campuran).
1. Karawitan Vokal (sekar)
Sesuai namanya, penyajian dalam Karawitan Sekar lebih mengutamakan unsur vokal atau suara. Bagus tidaknya penampilan Karawitan Sekar sangat bergantung pada kelihaian sang vokalis ketika melantunkan “sekarnya”.
Apa itu sekar? Sekar adalah pengolahan vokal yang khusus dilakukan untuk menimbulkan rasa seni yang erat berhubungan dengan indra pendengaran. Sekar erat bersentuhan dengan nada, bunyi atau alat-alat pendukung lainnya yang selalu akrab berdampingan.
Sekar berbeda dengan bicara biasa. Lantunan sekar mempunyai citrarasa seni yang sangat dalam. Meskipun demikian, sekar sangat dekat dengan ragam bicara atau dialek, seperti sekar sunda yang dekat dengan dialek Cianjur, Garut, Ciamis, Majalengka, dan sebagainya.
2. Karawitan Gending (Instrumen)
Berbeda dengan Karawitan Sekar, Karawitan Gending lebih mengutamakan unsur instrumen atau alat musik dalam penyajiannya. Macam-macam alat gending dalam karawitan cukup banyak, diantaranya adalah gomg, gendang, kleneng, sinter, gambling, dan sebagainya.
3. Karawitan Sekar Gending (campuran)
Karawitan Sekar Gending merupakan salah satu bentuk kesenian gabungan antara Karawitan Sekar dan Gending. Dalam penyajiannya, karawitan ini tidak hanya menampilkan salah satu di antara keduanya, tetapi juga kedua karawitan ini ditampilkan secara bersama-sama agar menghasilkan karawitan yang bagus.
Adapun yang termasuk dalam penyajian  Karawitan Sekar Gending di antaranya adalah degung kawih, kliningan, celempungan, kecapi kawih, dan gending karesmen.
Karawitan adalah seni suara daerah baik vokal atau instrumental yang mempunyai klarifikasi dan perkembangan dari daerahnya itu sendiri. Karawitan di bagi 3, yaitu :
  • Karawitan Sekar,
  • Karawitan Gending,
  • Karawitan Sekar Gending.

 Karawitan Sekar

Karawitan Sekar merupakan salah satu bentuk kesenian yang dalam penyajiannya lebih mengutamakan terhadap unsur vokal atau suara manusia.

Karawitan Gending

Karawitan Gending merupakan salah satu bentuk kesenian yang dalam penyajiannya lebih mengutamakan unsur instrumental atau alat musik.

Karawitan Sekar Gending

Karawitan Sekar Gending adalah salah satu bentuk kesenian yang dalam penyajiannya terdapat unsur gabungan antara karawitan sekar dan gending
Pengertian dari karawitan itu sendiri secara khusus dapat diartikan sebagai Seni Musik Tradisional yang terdapat di seluruh wilayah etnik Indonesia.
Penyebaran seni karawitan terdapa di Pulau Jawa, Sumatra, Madura dan Bali. Karawitan memainkan alat musik bernama gamelan, sebagai contoh Gamelan Pelog/Salendro, Gamelan Cirebon, Gamelan Degung dan Gamelan Cianjuran (untuk bentuk sajian ensemble/kelompok). Dalam prakteknya, karawitan biasa digunakan untuk mengiringi tarian dan nyanyian, tapi tidak tertutup kemungkinan untuk mengadakan pementasan musik saja.


 
Template Indonesia | Wayang kulit nusantara
Aku cinta Indonesia